Selasa, 27 Februari 2018

Sarapan Sebelum Jam 9 Ternyata Penting Banget!


'Aduh ma, nggak sempat nih!' Adalah kata-kata yang sering diucapkan oleh anak-anak sekolahan saat disuruh sarapan pagi. Sepertinya, nggak cuma untuk anak-anak sekolahan, yang sudah berkuliah ataupun bekerja pasti pernah menolak untuk sarapan hanya karena takut terlambat. Sebenarnya ini disebabkan oleh kebiasaan, jika seseorang memiliki kebiasaan sulit untuk bangun pagi dan baru akan bangun saat 30-40 menit sebelum masuk sekolah atau kerja, pasti tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk sarapan. Apalagi ketika sarapannya berupa nasi, roti maupun makanan berat lainnya, bisa-bisa malah jadi tersedak jika dimakan secara terburu-buru. Dan jika itu adalah suatu kebiasaan yang sifatnya sudah menahun, mungkin akan sulit untuk dihilangkan. Lalu efeknya apa jika tidak sarapan pagi? Menurut National Heatlh Service beberapa efek jangka panjang akibat tidak sarapan yakni bisa meningkatkan risiko terkena obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan lain lain. Mungkin hingga saat ini, kita sering menganggap bahwa sarapan adalah hal yang sepele, kebanyakan orang mungkin akan berpikir 'ah gapapa deh ga sarapan, ntar pas siang aja makannya.' Tetapi, setelah mengetahui efek jangka panjang akibat tidak sarapan yang telah disebutkan tadi, apakah kamu masih mau untuk tidak sarapan?

Sedangkan salah satu efek jangka pendeknya yaitu dapat menurunkan konsentrasi. Seseorang yang tidak sarapan akan berpotensi kehilangan konsentrasi saat mengikuti pelajaran atau saat mengerjakan suatu pekerjaan, karena tubuh akan membakar energi yang tersimpan di otot, sehingga akan menimbulkan rasa lapar, selain itu juga dapat menimbulkan rasa pusing dan lemas.  Tentunya ini akan berdampak pada prestasi yang akan diraih, yang bisa jadi akan menurun karena tidak mampu menerima pelajaran dengan baik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa siswa yang rutin sarapan pagi memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak melakukan sarapan pagi. Akan sangat rugi dong ya jika kamu tidak sarapan, lalu saat belajar, kamu tidak bisa menerima pelajaran dengan baik. Selain itu, tidak sarapan pagi juga akan membuat daya tahan tubuh akan menurun, karena tubuh tidak menerima nutrisi dari makanan. Jangan sampai daya tahan tubuhmu menurun akibat tidak sarapan ya.

Tentunya ini pernah terjadi pada saya, saat itu jam masuk kuliah adalah jam 7:30, dan kebetulan saya terlambat bangun, jarak antara rumah dan kampus lebih kurang 12 km, kalau nggak macet bisa ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit. Alhasil saya kelabakan dan nggak sempat sarapan dan mengikuti kuliah dengan perut yang super duper keroncongan. Pusing dan lemas menjadi satu, dan saya terus terusan bergumam 'cepatlah selesai, cepatlah selesai, lapar, lapar lapar'. Hahaha. Akibatnya, hingga pukul 10:15 atau hingga saat pelajaran berakhir saya benar-benar tidak bisa berkonsentrasi saat belajar. Saya kapok tidak sarapan.

Minuman favorit saat sarapan dan saat sedang membaca buku!

Lalu, mungkin ada pertanyaan, kapan sih waktu terbaik untuk sarapan? Yap, waktu sarapan yang baik adalah sebelum pukul sembilan. Ada apa dengan sebelum pukul sembilan? Kenapa harus sebelum pukul sembilan? Beberapa alasannya yakni, sarapan sebelum pukul sembilan bisa membuat kamu terhindar dari penyakit maag, karena jika perut kamu kosong, lambung akan bekerja lebih keras sehingga menyebabkan asam lambung menjadi meningkat. Jangan pernah menyepelekan sakit maag yaa. Lalu alasan yang kedua adalah sarapan sebelum pukul sembilan bisa mencegah diabetes, Prof Hardinsyah, Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia, pernah menyatakan bahwa dalam satu hingga dua jam setelah bangun pagi, terjadi penurunan gula darah dan zat gizi di otak. Nah, oleh karena itu, sarapan akan dapat menstabilkan kadar gula darah kamu melalui nutrisi yang diperoleh dari sarapan.

Untuk kamu-kamu yang punya kebiasaan sulit bangun pagi dan nggak pernah sempat untuk sarapan atau hanya memiliki waktu yang sedikit untuk sarapan, dan yang paling penting, kamu nggak mau ribet saat sarapan, sekarang sudah ada solusinya! Yaitu, ENERGEN. Yap, Energen adalah solusi bagi kamu yang ingin sarapan tetapi hanya memiliki waktu yang sedikit dan ingin yang praktis. Kamu hanya butuh waktu lebih kurang satu menit untuk mempersiapkannya. Dengan hanya menggunakan sebuah gelas, sendok, air panas, dan sebungkus Energen rasa apa saja, kamu sudah bisa membuat sarapanmu sendiri dengan waktu yang singkat dan praktis, dan yang paling penting adalah bisa bikin kenyang dan tentunya bergizi karena Energen sendiri mengandung Susu Sereal, Telur dan Sigmavit (vitamin dan mineral) sehingga gizi nya seimbang, yang bisa memenuhi 1/4 gizi harian kamu. Energen memiliki 5 varian rasa, yaitu rasa Coklat, Vanila, Jagung, Kacang Hijau, dan Jahe. Kamu tinggal pilih mau rasa apa, yang jelas semuanya enak! Ssstt... Kalau misalnya dikelas/diruangan kerja kamu ada dispenser yang ada air panas nya, dan kamu benar-benar terburu-buru dan benar-benar nggak sempat sarapan dirumah, kamu tinggal membawa botol minum atau wadah dan Energen kamu saja. Lalu bikin deh sarapannya di kelas/dikantor. Itulah kelebihan energen, selain bergizi, praktis pula. Tapi, bikin nya jangan saat jam belajar/bekerja, ya. Hihi. Jadi sekarang, tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk beralasan tidak sempat untuk sarapan, karena sudah ada yang praktis dan tentunya kamu tidak ingin melewati harimu dengan perasaan lemas, kan?

Hingga saat ini, Energen terus konsisten mendukung aksi 'Sarapan Sehat Sebelum Jam 9' dan sudah melakukan edukasi mengenai pentingnya sarapan sebelum jam sembilan ini ke berbagai kota di Indonesia sejak tahun 2015 loh. Dan saat acara 'Pekan Sarapan Nasional 2017', Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga turut mendukung aksi ini.  Dan pada tahun 2018 ini, Energen bakal ngadain Pekan Sarapan Nasional di 3000 sekolah! Apakah sekolahmu salah satunya? Semoga aksi ini terus berkelanjutan dan seluruh elemen masyarakat Indonesia bisa mulai menyadari bahwa sarapan itu sangat penting, dan tentunya juga harus memperhatikan makanan yang dimakan saat sarapan, yakni harus memiliki gizi yang seimbang juga.

Yuk kita dukung gerakan Sarapan Sebelum Jam Sembilan Pagi untuk menciptakan masyarakat Indonesia  yang sehat, cerdas dan aktif!^^
', IDIpelajar yang rutin makan pagi memiliki daya ingat dan konsentrasi lebih baik dibanding yang berangkat dari rumah dengan perut kosong.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sarapan, Energinya Otak", http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/26/09400596/sarapan.energinya.otak.